Syarat & Ketentuan Layanan

Last modified on: 14 September 2026


Syarat & Ketentuan ("S&K") ini mengatur hubungan kerja sama antara Kiosk Crew dan Brand sehubungan dengan penggunaan layanan warehousing, fulfillment, customer service, dan layanan pendukung lainnya. Dengan menggunakan layanan Kiosk Crew, Brand menyatakan telah membaca, memahami, dan menyetujui seluruh S&K yang berlaku.

Apabila terdapat perbedaan penafsiran terhadap istilah yang digunakan dalam dokumen ini, maka definisi yang tercantum dalam dokumen S&K ini yang akan berlaku.


1. Definisi

Pihak dan Produk

  • Kiosk Crew adalah penyedia layanan warehousing, fulfillment, customer service, dan layanan pendukung lainnya sebagaimana diatur dalam dokumen ini.
  • Brand adalah individu, perusahaan, atau pihak yang menggunakan layanan Kiosk Crew.
  • Item adalah komponen penyusun suatu produk yang terdaftar secara terpisah dalam sistem Kiosk Crew. Setiap komponen yang belum menjadi satu kesatuan fisik dengan komponen lainnya wajib didaftarkan sebagai Item yang berbeda.
  • SKU (Stock Keeping Unit) adalah identitas produk yang membedakan setiap produk atau varian produk berdasarkan atribut tertentu.
  • SKU ID adalah kode identifikasi unik yang diterbitkan oleh Kiosk Crew maupun Brand untuk setiap SKU yang terdaftar dalam sistem dan digunakan sebagai referensi operasional serta pencatatan Inventory.
  • Alert Qty adalah batas minimum jumlah stok yang ditetapkan untuk suatu SKU sebagai indikator bahwa stok telah mencapai jumlah yang perlu diperhatikan atau dilakukan pengisian kembali oleh Brand.

Order dan Pengiriman

  • Order adalah setiap pesanan yang diterima untuk diproses melalui layanan Kiosk Crew.
  • Order Instan adalah pesanan yang menggunakan layanan pengiriman dengan estimasi pengantaran dalam waktu singkat pada hari yang sama, sesuai dengan layanan dan ketersediaan kurir yang dipilih pada marketplace.
  • Order Reguler adalah pesanan yang menggunakan layanan pengiriman standar dengan estimasi waktu pengantaran sesuai dengan ketentuan ekspedisi dan tujuan pengiriman.
  • Order Cargo adalah pesanan yang menggunakan layanan pengiriman khusus untuk barang dengan ukuran atau berat yang lebih besar dan umumnya memiliki estimasi pengiriman serta ketentuan yang berbeda dari layanan reguler.
  • Same Day Delivery (SDD) adalah pesanan yang menggunakan layanan pengiriman dengan estimasi pengantaran pada hari yang sama, dengan waktu pengiriman mengikuti ketentuan dan ketersediaan layanan ekspedisi.
  • Next Day Delivery (NDD) adalah pesanan yang menggunakan layanan pengiriman dengan estimasi pengantaran pada hari berikutnya setelah pesanan diproses dan diserahkan kepada pihak ekspedisi.

Warehouse dan Inventory

  • Warehouse adalah fasilitas penyimpanan dan pengelolaan produk yang digunakan oleh Kiosk Crew untuk menjalankan layanan warehousing dan fulfillment.
  • Inventory adalah keseluruhan stok produk yang tercatat dan dikelola dalam sistem Kiosk Crew, termasuk Active Stock, Reserved Stock, dan Hold Stock.
  • Stock In adalah stok yang telah diterima dan tercatat masuk ke dalam sistem Inventory Warehouse Kiosk Crew.
  • Stock Out adalah stok yang telah dikeluarkan dari Warehouse Kiosk Crew dan tercatat dalam sistem Inventory.
  • Inventory Movement adalah seluruh aktivitas pergerakan stok masuk (Stock In) dan stok keluar (Stock Out) yang tercatat dalam sistem Kiosk Crew.
  • Active Stock adalah stok yang telah lolos pemeriksaan, berstatus aktif, dan dapat digunakan untuk proses Fulfillment maupun Outbound.
  • Reserved Stock adalah stok yang telah dialokasikan untuk Order, Request Fulfillment, atau kebutuhan tertentu sehingga tidak dapat digunakan untuk transaksi atau Order lainnya sampai proses tersebut selesai, dibatalkan, atau dilepaskan kembali.
  • Hold Stock adalah produk yang untuk sementara tidak dapat diproses, digunakan untuk Fulfillment, atau diperjualbelikan karena masih memerlukan pemeriksaan, verifikasi, keputusan, atau penanganan lebih lanjut sebelum dapat ditetapkan sebagai stok aktif atau dikeluarkan dari Warehouse.
  • Issue Stock adalah stok yang berdasarkan hasil pemeriksaan atau proses operasional tertentu ditemukan memiliki ketidaksesuaian, kerusakan, kekurangan data, atau kondisi lain yang memerlukan penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.
  • Stock Audit adalah proses pemeriksaan dan pencocokan jumlah, kondisi, dan kesesuaian stok fisik di Warehouse dengan data stok yang tercatat pada sistem Kiosk Crew, yang dilakukan untuk memastikan keakuratan data Inventory.
  • Stock Adjustment adalah penyesuaian jumlah stok pada sistem berdasarkan hasil pemeriksaan, Stock Audit, investigasi, atau kondisi operasional lainnya.
  • SKU Conversion adalah proses perubahan pencatatan stok dari satu SKU ke SKU lain tanpa mengubah jumlah fisik produk, sesuai kondisi aktual dan ketentuan yang berlaku.
  • Add to Stock adalah tindakan untuk mengembalikan produk yang berstatus Issue Stock atau Hold Stock ke dalam stok aktif setelah memenuhi ketentuan dan mendapatkan persetujuan yang diperlukan.
  • Return Stock adalah proses pengembalian Item ke SKU asal yang dicatat kembali sebagai stok aktif dalam sistem Warehouse setelah melalui proses verifikasi oleh Kiosk Crew.
  • Stock Withdrawal adalah proses pengeluaran Active Stock dari Warehouse atas permintaan Brand melalui layanan Pull Out.

Proses Warehouse

  • Inbound adalah proses penerimaan produk dari Brand ke Warehouse Kiosk Crew.
  • Inbound Request adalah permintaan penerimaan stok yang dibuat oleh Brand melalui sistem sebelum produk dikirim ke Warehouse.
  • Outbound adalah proses pengeluaran produk dari Warehouse untuk keperluan Fulfillment, Request Fulfillment, Return Order, atau Pull Out.
  • Quality Control (QC) adalah proses pemeriksaan kondisi, kuantitas, dan kesesuaian produk yang dilakukan oleh Kiosk Crew.
  • Pull Out adalah proses pengambilan atau pengiriman kembali produk dari Warehouse kepada Brand atau alamat yang ditentukan oleh Brand.
  • Dispose / Disposal adalah proses pemusnahan atau pembuangan produk berdasarkan persetujuan Brand atau sesuai ketentuan yang berlaku.
  • CBM (Cubic Meter) adalah satuan volume penyimpanan yang digunakan sebagai dasar perhitungan kapasitas Warehouse.

Fulfillment dan Return

  • Fulfillment adalah proses pengambilan, pengecekan, pengemasan, dan pengiriman produk berdasarkan Order yang diterima.
  • Request Fulfillment adalah layanan pengiriman produk di luar Order Marketplace, termasuk namun tidak terbatas pada pengiriman ke distributor, toko, kantor, KOL, atau kebutuhan operasional Brand lainnya.
  • Cut-Off Time adalah batas waktu penerimaan Order dan Request Fulfillment pada hari operasional untuk dapat diproses pada hari yang sama sesuai kapasitas operasional Kiosk Crew. Request yang diterima setelah Cut-Off Time akan diproses pada hari operasional berikutnya.
  • Return Order adalah pesanan yang kembali ke Warehouse setelah sebelumnya diproses untuk pengiriman kepada pelanggan, baik akibat gagal kirim, penolakan penerima, pembatalan, maupun proses retur dari pelanggan melalui marketplace atau kanal penjualan lainnya.
  • Return Product adalah produk yang dikembalikan oleh customer melalui proses Return Order dan diterima oleh Warehouse Kiosk Crew untuk dilakukan pemeriksaan, pencatatan, dan penentuan status atau tindakan selanjutnya sesuai ketentuan yang berlaku.

Layanan Perlindungan

  • Protect+ adalah layanan perlindungan tambahan yang memberikan penanganan khusus dan dukungan klaim atas risiko kerusakan selama proses pengiriman sesuai ketentuan yang berlaku, yang terdiri dari Item Protection dan Package Protection.
  • Item Protection adalah perlindungan terhadap risiko kerusakan pada produk selama proses pengiriman sesuai dengan ketentuan layanan yang berlaku.
  • Package Protection adalah perlindungan terhadap risiko kehilangan produk di dalam paket selama proses pengiriman sesuai dengan ketentuan layanan yang berlaku.

Pembayaran

  • Koin adalah saldo elektronik yang digunakan sebagai metode pembayaran layanan di dalam sistem Kiosk Crew.
  • First Top Up adalah pengisian saldo Koin pertama yang wajib dilakukan oleh Brand untuk mengaktifkan dan menggunakan layanan Kiosk Crew sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  • Top Up adalah proses pengisian saldo Koin oleh Brand ke akun Kiosk Crew untuk memenuhi kebutuhan pembayaran layanan dan biaya operasional yang berlaku.

Kondisi Khusus

  • Force Majeure adalah keadaan di luar kendali Kiosk Crew yang menyebabkan sebagian atau seluruh layanan tidak dapat dijalankan sebagaimana mestinya, termasuk namun tidak terbatas pada bencana alam, kebakaran, banjir, wabah, kerusuhan, perang, gangguan jaringan atau sistem, serta kebijakan atau tindakan pemerintah yang berdampak pada operasional.

2. Ketentuan Operasional

Jam Operasional

  1. Jam operasional Kiosk Crew: Senin sampai Minggu, pukul 08.00 sampai 17.00 WIB.
  2. Penutupan di luar hari libur nasional (seperti cuti bersama dan hari libur yang ditetapkan lainnya) akan diinformasikan sebelumnya untuk memastikan perencanaan operasional berjalan lancar.

Jam Cut-Off

  1. Cut-Off Time yang tercantum pada ketentuan ini menjadi acuan utama dalam proses operasional Kiosk Crew. Namun, Cut-Off Time dapat mengalami perubahan atau penyesuaian sewaktu-waktu dengan mempertimbangkan kondisi operasional, kebijakan marketplace, jadwal ekspedisi, volume transaksi, campaign, maupun kondisi lainnya.
  2. Order atau request fulfillment yang diterima sebelum Cut-Off Time akan diproses pada hari yang sama sesuai kapasitas operasional yang tersedia.
  3. Order atau request fulfillment yang diterima setelah Cut-Off Time akan diproses pada hari operasional berikutnya.
  4. Cut-Off Time yang berlaku untuk masing-masing marketplace adalah sebagai berikut:
    Marketplace Jenis Order Cut-Off Time
    ShopeeOrder Instan15.00 WIB
    ShopeeOrder Reguler14.00 WIB
    Tokopedia & TikTok ShopOrder Instan17.00 WIB
    Tokopedia & TikTok ShopNDD & Order Reguler15.00 WIB
    LazadaSeluruh Order15.00 WIB
    BlibliSeluruh Order15.00 WIB
  5. Untuk Order Instan, Kiosk Crew menargetkan proses maksimal 1 (satu) jam sejak Order diterima, dengan tetap menyesuaikan kondisi operasional dan ketersediaan layanan ekspedisi.
  6. Kiosk Crew akan memproses Order, Inbound, dan request lainnya sesuai kapasitas operasional yang tersedia. Dalam kondisi tertentu, termasuk peningkatan volume transaksi, campaign, gangguan sistem, perubahan kebijakan marketplace atau ekspedisi, maupun keadaan di luar kendali Kiosk Crew, waktu pemrosesan dapat mengalami penyesuaian.

Hari Libur & Pengiriman

  1. Kiosk Crew tetap dapat beroperasi pada hari libur tertentu sesuai jadwal operasional yang ditetapkan. Apabila terdapat penyesuaian atau penutupan operasional, Kiosk Crew akan menginformasikannya melalui kanal komunikasi resmi.
  2. Apabila Kiosk Crew tetap beroperasi pada hari libur nasional atau hari libur lainnya, proses Fulfillment tetap dilakukan sesuai standar operasional yang berlaku.
  3. Penyerahan paket kepada ekspedisi dan waktu pengiriman mengikuti jadwal operasional masing-masing ekspedisi.
  4. Apabila ekspedisi tidak beroperasi pada hari tersebut, paket yang telah selesai diproses akan diserahkan kepada ekspedisi pada hari operasional berikutnya.
  5. Setelah paket diserahkan kepada pihak ekspedisi, keterlambatan yang disebabkan oleh kendala operasional, gangguan layanan, perubahan jadwal, kebijakan ekspedisi, atau kondisi Force Majeure menjadi tanggung jawab pihak ekspedisi dan berada di luar tanggung jawab Kiosk Crew.

Kanal Komunikasi Resmi

  1. Seluruh pemberitahuan, pengumuman, informasi operasional, dan komunikasi resmi dari Kiosk Crew akan disampaikan melalui salah satu atau beberapa kanal berikut:
    • Dashboard Kiosk Crew;
    • Email yang terdaftar pada akun Brand;
    • WhatsApp Group resmi yang digunakan untuk operasional Brand.
  2. Informasi mengenai kendala, gangguan, atau pemeliharaan sistem web Kiosk Crew dapat disampaikan melalui kanal komunikasi resmi untuk memberikan informasi dan pembaruan kepada Brand.
  3. Brand bertanggung jawab untuk memastikan data kontak yang terdaftar selalu aktif dan dapat dihubungi.
  4. Pemberitahuan yang telah dikirim melalui salah satu kanal komunikasi resmi sebagaimana dimaksud pada poin 1 dianggap telah diterima oleh Brand.
  5. Instruksi yang diberikan oleh pihak di luar PIC atau melalui kanal yang tidak ditetapkan sebagai kanal komunikasi resmi tidak menjadi dasar bagi Kiosk Crew untuk melakukan perubahan proses sampai mendapatkan konfirmasi dari PIC Brand.
  6. Instruksi yang diberikan melalui komunikasi pribadi kepada personel Kiosk Crew tidak berlaku sebagai instruksi operasional apabila tidak disampaikan melalui PIC atau kanal komunikasi resmi yang ditentukan.
  7. Kiosk Crew tidak bertanggung jawab atas pembayaran, transfer, pemberian informasi, maupun pelaksanaan instruksi yang dilakukan oleh Brand melalui pihak atau kanal yang tidak ditetapkan sebagai kanal komunikasi resmi Kiosk Crew. Segala risiko, kerugian, atau akibat yang timbul dari tindakan tersebut menjadi tanggung jawab Brand.

3. Ketentuan Saldo Koin & Top Up Kiosk Crew

  1. Seluruh layanan Kiosk Crew menggunakan sistem Koin sebagai metode pembayaran untuk layanan Warehousing, Fulfillment, pengiriman, dan layanan tambahan lainnya.
  2. Sebelum mulai menggunakan layanan Kiosk Crew, Brand wajib melakukan First Top Up sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  3. Brand wajib memastikan saldo Koin selalu mencukupi untuk mendukung seluruh aktivitas operasional yang berjalan di Warehouse Kiosk Crew.
  4. Apabila saldo Koin mencapai 0 (nol) atau minus, Brand wajib melakukan Top Up dalam waktu maksimal 48 (empat puluh delapan) jam sejak pemberitahuan diberikan.
  5. Apabila dalam waktu 48 (empat puluh delapan) jam Brand tidak melakukan Top Up, Kiosk Crew berhak menahan atau menghentikan sementara seluruh layanan yang sedang maupun akan diproses, termasuk namun tidak terbatas pada:
    • Fulfillment Order;
    • Request Fulfillment;
    • pengeluaran stok (Outbound); dan
    • layanan tambahan lainnya.
  6. Selama layanan dihentikan sementara, seluruh Order yang masuk tidak akan diproses hingga saldo Koin kembali mencukupi.
  7. Kiosk Crew tidak bertanggung jawab atas keterlambatan pengiriman, keterlambatan pemrosesan Order, pembatalan Order, penurunan performa marketplace, maupun kerugian lain yang timbul akibat keterlambatan Top Up oleh Brand.
  8. Apabila saldo Koin berada dalam kondisi 0 (nol) atau minus, Kiosk Crew berhak membatasi akses akun Brand. Dalam kondisi tersebut, Brand hanya dapat mengakses fitur yang berkaitan dengan penyelesaian kewajiban pembayaran dan Top Up saldo.
  9. Apabila dalam waktu 14 (empat belas) hari kalender sejak saldo Koin mencapai 0 (nol) atau minus tidak dilakukan Top Up, akun Brand akan dibekukan sementara. Selama masa pembekuan, Brand tidak dapat melakukan aktivitas melalui sistem Kiosk Crew, termasuk pengeluaran stok dalam bentuk apa pun.
  10. Apabila dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sejak saldo Koin mencapai 0 (nol) atau minus tidak dilakukan Top Up, Kiosk Crew berhak melakukan Disposal atas seluruh stok yang tersimpan di Warehouse.
  11. Dengan dilaksanakannya Disposal sebagaimana dimaksud pada poin sebelumnya:
    • kerja sama antara Brand dan Kiosk Crew dianggap berakhir; dan
    • Brand tidak dapat mengajukan klaim, tuntutan, maupun permintaan kompensasi atas stok yang telah di-Disposal.
  12. Kiosk Crew berhak memberikan pengingat atau pemberitahuan melalui kanal komunikasi resmi sebelum melakukan pembekuan akun maupun Disposal, namun tidak berkewajiban untuk melakukan pemberitahuan berulang.

4. Ketentuan Penyimpanan Gudang & Inventory

Standar Penerimaan Produk

  1. Kiosk Crew berhak menolak seluruh atau sebagian produk yang tidak memenuhi standar penerimaan Warehouse Kiosk Crew.
  2. Produk dapat ditolak apabila ditemukan salah satu kondisi berikut:
    • Produk mengalami kerusakan fisik yang memengaruhi fungsi, kualitas, atau kelayakan produk.
    • Kemasan primer terbuka, sobek, bocor, penyok berat, atau tidak lagi dapat melindungi produk dengan baik.
    • Produk dalam kondisi kotor, berjamur, berkarat, lembap, atau terkontaminasi oleh cairan, debu, serangga, maupun benda asing lainnya.
    • Produk mengeluarkan bau menyengat atau menunjukkan indikasi kerusakan akibat penyimpanan yang tidak sesuai.
    • Produk telah melewati tanggal kedaluwarsa atau memiliki masa simpan yang tidak memenuhi ketentuan yang berlaku.
    • Produk tidak sesuai dengan Item, SKU, atau jumlah yang tercantum pada Inbound Request.
    • Produk dikirim tanpa Inbound Request yang telah disetujui.
    • Produk memerlukan penanganan khusus yang tidak didukung oleh fasilitas maupun layanan Kiosk Crew.
    • Kondisi lain yang menurut Kiosk Crew berpotensi mengganggu keamanan, kualitas penyimpanan, atau operasional Warehouse.
    • Produk melanggar hukum atau peraturan yang berlaku.
    • Produk membahayakan keselamatan personel, fasilitas, atau produk lainnya.
    • Produk memerlukan kondisi penyimpanan khusus yang tidak tersedia di Warehouse Kiosk Crew.
    • Produk tidak sesuai dengan kebijakan operasional Kiosk Crew.
  3. Kiosk Crew berhak meminta informasi tambahan terkait karakteristik produk sebelum menyetujui penyimpanan produk tersebut.
  4. Produk yang tidak memenuhi standar penerimaan akan ditindaklanjuti sesuai hasil pemeriksaan, termasuk namun tidak terbatas pada penerbitan Issue Stock, penolakan Inbound, pengembalian kepada Brand, atau tindakan lain sesuai ketentuan yang berlaku.
  5. Apabila setelah diterima diketahui bahwa suatu produk tidak memenuhi persyaratan penyimpanan atau tidak dapat ditangani oleh Kiosk Crew, Kiosk Crew berhak meminta Brand untuk melakukan Pull Out atau tindakan lain yang ditentukan.
  6. Kiosk Crew mencatat stok berdasarkan hasil penerimaan dan pemeriksaan aktual. Selisih jumlah dapat ditahan sampai Brand memberikan konfirmasi atau instruksi.
  7. Produk yang diterima tidak sesuai dengan SKU atau informasi Inbound dapat ditempatkan dalam Hold Stock sampai dilakukan verifikasi dan mendapatkan tindakan dari Brand.
  8. Kiosk Crew tidak berkewajiban menerima, menyimpan, atau memproses produk yang dikirim tanpa Inbound Request yang disetujui.

Kapasitas Penyimpanan

  1. Seluruh produk yang disimpan di Warehouse Kiosk Crew menggunakan kapasitas penyimpanan yang dihitung berdasarkan satuan CBM (Cubic Meter).
  2. Brand wajib memiliki kapasitas penyimpanan yang mencukupi untuk seluruh produk yang disimpan di Warehouse Kiosk Crew.
  3. Biaya penyimpanan dikenakan sesuai tarif yang berlaku.
  4. Penambahan kapasitas penyimpanan dapat diajukan sewaktu-waktu dan akan berlaku pada periode berjalan.
  5. Pengurangan kapasitas penyimpanan dapat diajukan oleh Brand dengan ketentuan sebagai berikut:
    • Pengajuan yang dilakukan pada tanggal 1 sampai dengan 15 akan mulai berlaku pada tanggal 1 bulan berikutnya.
    • Pengajuan yang dilakukan pada tanggal 16 sampai dengan akhir bulan akan mulai berlaku pada tanggal 1 pada dua bulan berikutnya.
  6. Pengurangan kapasitas penyimpanan hanya dapat dilakukan apabila:
    • Terdapat kapasitas penyimpanan minimal 1 CBM yang tidak digunakan pada saat pengajuan hingga tanggal efektif pengurangan kapasitas;
    • Brand tetap dapat melakukan Inbound selama periode tersebut, dengan ketentuan jumlah kapasitas yang digunakan tidak melebihi kapasitas penyimpanan yang dimiliki; dan
    • Kapasitas penyimpanan setelah pengurangan tetap mencukupi untuk seluruh produk yang tersimpan di Warehouse Kiosk Crew.
  7. Pengurangan kapasitas penyimpanan tidak berlaku secara langsung sejak pengajuan karena diperlukan waktu penyesuaian kapasitas dan penataan Inventory di Warehouse. Selama periode penyesuaian, kapasitas sebelumnya tetap berlaku dan biaya penyimpanan tetap dihitung berdasarkan kapasitas tersebut.
  8. Kiosk Crew berhak melakukan pengukuran ulang terhadap kapasitas penyimpanan berdasarkan volume aktual produk yang tersimpan di Warehouse.
  9. Apabila volume produk melebihi kapasitas penyimpanan yang dimiliki Brand, Kiosk Crew berhak menempatkan sebagian atau seluruh produk ke dalam Hold Stock sampai kapasitas penyimpanan kembali mencukupi atau Brand melakukan penambahan kapasitas penyimpanan.

System Inventory

  1. Seluruh pergerakan stok dicatat dalam sistem Inventory Movement Kiosk Crew dan menjadi acuan utama dalam pengelolaan stok.
  2. Brand dapat mengakses data Inventory melalui dashboard Kiosk Crew menggunakan akun yang telah terdaftar.
  3. Brand bertanggung jawab menjaga kerahasiaan akun dan informasi akses yang digunakan untuk mengakses sistem Kiosk Crew.
  4. Kiosk Crew dapat melakukan maintenance, pembaruan sistem, atau penghentian sementara layanan sistem dengan pemberitahuan sebelumnya apabila memungkinkan.

Kategori Stok

Stok yang tercatat dalam sistem Kiosk Crew terdiri dari, namun tidak terbatas pada, Inbound Stock, Outbound Stock, Active Stock, Reserved Stock, dan Hold Stock, sebagaimana didefinisikan dalam bagian Definisi pada dokumen ini.

Monitoring Stock

  1. Brand bertanggung jawab memantau ketersediaan stok melalui dashboard Kiosk Crew.
  2. Brand dapat mengatur Alert Qty secara opsional untuk mendapatkan pemberitahuan saat stok mencapai jumlah tertentu.
  3. Data stok pada dashboard Kiosk Crew mengacu pada stok yang tercatat dan tersedia secara aktual di Warehouse.
  4. Kiosk Crew hanya dapat memproses Order berdasarkan stok yang tersedia. Stok yang masih dalam perjalanan, belum diterima, atau belum selesai diproses melalui Inbound tidak dapat dihitung sebagai stok tersedia.
  5. Brand tidak diperkenankan mengubah jumlah stok pada marketplace atau channel penjualan yang terhubung dengan Kiosk Crew tanpa persetujuan atau koordinasi dengan Kiosk Crew.
  6. Kiosk Crew tidak bertanggung jawab atas keterlambatan, pembatalan Order, atau ketidaksesuaian stok yang timbul akibat perubahan stok yang dilakukan Brand tanpa koordinasi dengan Kiosk Crew.
  7. Kiosk Crew tidak dapat menambahkan atau menyesuaikan stok hanya berdasarkan permintaan Brand apabila stok fisik belum tersedia di Warehouse. Penambahan stok hanya dapat dilakukan setelah produk diterima, diproses melalui Inbound, dan tercatat dalam sistem.

Stock Audit

  1. Kiosk Crew melakukan Stock Audit sebanyak 2 (dua) kali dalam 1 (satu) bulan, yaitu pada pertengahan dan akhir bulan. Pelaksanaan Stock Audit dilakukan dalam rentang tanggal 14 sampai 17 untuk pertengahan bulan dan 30/31 sampai 3 untuk akhir bulan. Kiosk Crew juga berhak melakukan Stock Audit sewaktu-waktu apabila diperlukan.
  2. Hasil Stock Audit digunakan sebagai dasar untuk memeriksa kesesuaian antara stok fisik dengan stok yang tercatat pada sistem Kiosk Crew.
  3. Apabila ditemukan selisih stok, stok hilang, stok tidak lengkap, kerusakan, kedaluwarsa, tidak layak jual, atau kondisi lain yang memerlukan penanganan, Kiosk Crew akan melakukan pemeriksaan dan memberikan rekomendasi penanganan sesuai dengan hasil pemeriksaan.
  4. Rekomendasi penanganan dapat berupa:
    • Add to Stock, termasuk melalui SKU Conversion, Stock Adjustment, atau metode penyesuaian lainnya;
    • Pull Out; atau
    • tindakan penanganan lainnya sesuai kondisi stok.
  5. Hasil Stock Audit beserta rekomendasi penanganan akan diterbitkan melalui sistem Kiosk Crew dan dapat disertai dengan hasil pemeriksaan apabila diperlukan.
  6. Brand dapat melakukan pemeriksaan atas hasil Stock Audit dan mengajukan keberatan atau banding apabila tidak menyetujui rekomendasi penanganan yang diberikan. Pengajuan dilakukan melalui group chat WhatsApp yang digunakan sebagai media komunikasi operasional, paling lambat 24 (dua puluh empat) jam sejak Stock Audit diterbitkan.
  7. Apabila Brand tidak mengajukan keberatan atau banding dalam jangka waktu tersebut, rekomendasi penanganan dianggap telah diterima dan Kiosk Crew dapat melanjutkan penanganan sesuai rekomendasi yang diberikan.
  8. Apabila kerusakan produk disebabkan oleh karakteristik alami produk, masa simpan, kualitas produk, kondisi produk saat diterima, atau faktor lain yang bukan disebabkan oleh kelalaian Kiosk Crew, maka Kiosk Crew tidak berkewajiban memberikan kompensasi, refund, penggantian produk, maupun bentuk ganti rugi lainnya kepada Brand.
  9. Apabila kerusakan atau kehilangan stok terbukti disebabkan oleh kelalaian Kiosk Crew, maka Kiosk Crew akan memberikan kompensasi sesuai dengan Ketentuan Product Damage & Loss yang berlaku.
  10. Untuk produk yang rusak akibat kelalaian Kiosk Crew, penggantian produk dan biaya layanan terkait akan diberikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

5. Ketentuan Inbound & Registrasi Produk

Registrasi Item

  1. Brand wajib melakukan registrasi Item sebelum produk dapat dikirim dan dikelola di Warehouse Kiosk Crew.
  2. Brand wajib memastikan data Item yang didaftarkan lengkap, akurat, dan sesuai dengan kondisi produk.
  3. Kiosk Crew berhak meminta informasi tambahan atau melakukan verifikasi terhadap Item sebelum registrasi disetujui.
  4. Kiosk Crew berhak menolak registrasi Item yang:
    • tidak sesuai dengan kebijakan operasional Kiosk Crew;
    • berpotensi menimbulkan risiko terhadap personel, fasilitas, atau produk lainnya; atau
    • memerlukan penanganan khusus yang tidak tersedia di Warehouse Kiosk Crew.
  5. Item yang telah berhasil didaftarkan menjadi SKU tidak dapat di-archive oleh Brand.

Registrasi SKU

  1. Brand wajib melakukan registrasi SKU sebelum produk dapat diproses dalam layanan Warehousing dan Fulfillment Kiosk Crew.
  2. Brand dapat melakukan registrasi SKU berdasarkan Item yang telah terdaftar pada sistem Kiosk Crew. SKU akan melalui proses review dan dapat berstatus Rejected apabila Item atau produk tidak memenuhi ketentuan yang berlaku.
  3. Brand wajib memastikan data SKU yang didaftarkan lengkap, akurat, dan sesuai dengan kondisi produk, termasuk nama SKU, Item, SKU ID, channel penjualan, dan informasi lain yang diperlukan pada sistem.
  4. Setiap SKU yang didaftarkan akan melalui proses review oleh Kiosk Crew. Hanya SKU yang berstatus Approved yang dapat digunakan untuk proses Inbound dan Fulfillment.
  5. SKU dengan status Submitted atau Rejected masih dapat diedit oleh Brand untuk melakukan perbaikan data sebelum dikirim kembali untuk proses review.
  6. SKU yang telah berstatus Approved bersifat final dan tidak dapat diedit oleh Brand. Apabila terdapat perubahan yang memengaruhi identitas produk, Brand wajib melakukan registrasi SKU baru sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  7. SKU yang telah berstatus Approved dapat di-archive apabila jumlah stoknya 0 (nol).
  8. SKU ID wajib digunakan secara konsisten pada barcode produk dan seluruh marketplace yang menggunakan SKU tersebut untuk memastikan produk dapat diidentifikasi dengan tepat selama proses operasional.

Perubahan Item & SKU

  1. Brand wajib melakukan registrasi Item dan SKU baru apabila terdapat perubahan pada produk yang menyebabkan produk tersebut tidak lagi dapat dianggap sebagai produk yang sama dengan Item atau SKU yang telah terdaftar sebelumnya. Perubahan tersebut termasuk namun tidak terbatas pada:
    • Ukuran atau berat produk;
    • Variasi produk;
    • Isi atau kuantitas produk;
    • Bundle atau kombinasi produk;
    • Komponen dalam Bundle;
    • Perubahan komposisi, ingredients, formula, atau spesifikasi utama yang menyebabkan produk memiliki identitas berbeda; atau
    • Perubahan lain yang mengharuskan penggunaan SKU berbeda pada marketplace maupun sistem Kiosk Crew.
  2. Produk yang mengalami perubahan sebagaimana dimaksud pada poin sebelumnya wajib menggunakan SKU baru dan tidak dapat menggunakan SKU yang telah terdaftar sebelumnya.
  3. Perubahan yang tidak mengubah identitas produk tidak mewajibkan registrasi SKU baru, termasuk namun tidak terbatas pada:
    • Nama Produk;
    • Desain kemasan;
    • Warna kemasan;
    • Material kemasan;
    • Desain label atau stiker; dan
    • Informasi pemasaran pada kemasan.
  4. Perubahan komposisi, ingredients, formula, atau spesifikasi produk dapat tetap menggunakan SKU yang sama sepanjang perubahan tersebut tidak mengubah identitas produk yang dijual dan tidak menyebabkan perubahan pada SKU atau identitas produk yang digunakan pada marketplace maupun sistem Kiosk Crew.
  5. Kiosk Crew berhak meminta Brand melakukan registrasi SKU baru apabila perubahan produk berpotensi memengaruhi identifikasi, pencatatan Inventory, pelacakan stok, atau proses Fulfillment.
  6. Apabila terdapat keraguan mengenai kewajiban registrasi SKU baru, Kiosk Crew dapat melakukan peninjauan berdasarkan perubahan produk dan dampaknya terhadap operasional Warehouse serta sistem Inventory.
  7. Apabila terdapat perubahan pada produk yang memengaruhi identitas SKU yang telah berstatus Approved, Brand wajib melakukan registrasi SKU baru sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  8. Fitur archive dapat digunakan oleh Brand terhadap data yang memang tersedia dan memenuhi ketentuan untuk di-archive pada sistem Kiosk Crew.

6. Ketentuan Issue Stock, Hold Stock & Disposal

Issue Stock & Hold Stock

  1. Kiosk Crew dapat menerbitkan Issue Stock berdasarkan hasil pemeriksaan Inbound, Return Order, Stock Audit, atau proses operasional lainnya apabila ditemukan kondisi yang memerlukan tindakan lebih lanjut.
  2. Produk yang diterbitkan sebagai Issue Stock akan ditempatkan ke dalam kategori Hold Stock dan tidak dapat digunakan untuk Fulfillment, Outbound, maupun layanan operasional lainnya sampai proses penanganan selesai.
  3. Issue Stock dapat diterbitkan atas kondisi yang termasuk namun tidak terbatas pada:
    • Ketidaksesuaian jumlah stok;
    • Produk rusak;
    • Produk tidak lengkap (incomplete);
    • Produk kedaluwarsa;
    • Ketidaksesuaian data produk;
    • Kerusakan kemasan;
    • Kelebihan kapasitas penyimpanan;
    • Kondisi lain yang memerlukan tindakan lebih lanjut.
  4. Seluruh Issue Stock akan dicatat dalam sistem Kiosk Crew dan dapat diakses oleh Brand melalui dashboard.
  5. Issue Stock yang diterbitkan berdasarkan hasil Inbound atau Return Order memerlukan tindakan dan persetujuan dari Brand sesuai ketentuan yang berlaku.
  6. Issue Stock yang diterbitkan berdasarkan hasil Stock Audit tidak memerlukan tindakan dari Brand. Kiosk Crew dapat memberikan rekomendasi penanganan untuk menjaga akurasi Inventory dan operasional Warehouse, termasuk namun tidak terbatas pada:
    • Add to Stock, termasuk melalui SKU Conversion, Stock Adjustment, atau metode penyesuaian lainnya;
    • Pull Out; atau
    • tindakan penanganan lainnya sesuai kondisi stok.

Tindakan atas Issue Stock / Hold Stock

  1. Untuk Issue Stock yang memerlukan tindakan dari Brand, Brand dapat memilih salah satu tindakan berikut:
    • Add to Stock: produk akan dikembalikan ke Active Stock dan dapat digunakan kembali untuk proses Fulfillment.
    • Pull Out: produk akan diambil oleh Brand atau dikirimkan ke alamat yang ditentukan oleh Brand.
    • Dispose: Brand memberikan persetujuan kepada Kiosk Crew untuk melakukan pemusnahan atau pembuangan produk.
  2. Produk yang berstatus Issue Stock atau Hold Stock tidak dikenakan Warehouse Fee selama periode tindakan sebagaimana dimaksud pada poin ini. Brand wajib memberikan tindakan atas Issue Stock paling lambat 7 (tujuh) hari kalender sejak Issue Stock diterbitkan.
  3. Issue Stock yang tidak mendapatkan tindakan atau persetujuan dari Brand setelah batas waktu tersebut akan dikenakan Penalty Fee terhitung sejak hari ke-8 (delapan), sesuai dengan tarif yang berlaku.
  4. Selama belum terdapat tindakan atau penanganan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, produk akan tetap berstatus Hold Stock dan tidak dapat digunakan untuk Fulfillment, Outbound, maupun layanan operasional lainnya.

Ketentuan Produk Bundle

Apabila Issue Stock terjadi pada produk yang terdaftar sebagai SKU Bundle, penanganan setiap Item akan disesuaikan dengan kondisi aktual serta SKU yang terdaftar pada sistem.

  1. Item yang masih memenuhi syarat untuk digunakan dan telah memiliki SKU aktif dapat diproses melalui Add to Stock dengan melakukan SKU Conversion ke SKU yang sesuai.
  2. Item yang rusak atau tidak memenuhi standar kualitas tidak dapat diproses melalui Add to Stock dan hanya dapat ditindaklanjuti melalui Pull Out atau Dispose.
  3. Item yang tidak memiliki SKU aktif sebagai produk tunggal tidak dapat diproses melalui Add to Stock. Dalam kondisi tersebut, Brand wajib memilih salah satu tindakan berikut:
    • Melakukan registrasi SKU baru untuk Item tersebut, dengan batas waktu paling lambat 24 (dua puluh empat) jam:
      • untuk Issue Stock berdasarkan Stock Audit, terhitung sejak Stock Audit diterbitkan; atau
      • untuk Issue Stock berdasarkan QC Report, terhitung sejak Brand memberikan action atas Issue Stock tersebut.
    • Memilih Pull Out; atau
    • Memilih Dispose.
  4. Apabila registrasi SKU baru tidak dilakukan dalam batas waktu tersebut, Brand wajib memilih tindakan Pull Out atau Dispose.
  5. Apabila terdapat Item pendukung, hadiah (gift), atau komponen lain dalam SKU Bundle yang tidak memiliki SKU aktif tersendiri, Item tersebut akan mengikuti tindakan yang dipilih untuk komponen yang tidak dapat diproses melalui Add to Stock, kecuali Brand telah melakukan registrasi SKU baru sebelum proses penanganan Issue Stock diselesaikan.

Ketentuan Add to Stock

  1. Apabila pada Issue Stock terdapat produk yang ditandai sebagai Damage Item, maka secara default tindakan yang tersedia adalah Pull Out dan Dispose.
  2. Pilihan Add to Stock dapat diaktifkan oleh Kiosk Crew apabila terdapat Item yang masih layak jual dan memenuhi standar operasional Kiosk Crew.
  3. Item yang akan diproses melalui Add to Stock wajib memiliki SKU aktif yang terdaftar pada sistem Kiosk Crew.
  4. Apabila Item yang masih layak jual belum memiliki SKU aktif sebagai produk tunggal, Brand wajib melakukan registrasi Item dan SKU baru paling lambat 24 (dua puluh empat) jam, dengan ketentuan:
    • untuk Issue Stock berdasarkan Stock Audit, terhitung sejak Stock Audit diterbitkan; atau
    • untuk Issue Stock berdasarkan QC Report, terhitung sejak Brand memberikan action atas Issue Stock tersebut.
  5. Untuk Item yang merupakan bagian dari SKU Bundle dan memerlukan komponen pengganti atau pelengkap, Brand wajib melengkapi komponen tersebut sebelum Add to Stock dapat diproses. Brand wajib memberikan informasi pengiriman dan nomor resi atas komponen pengganti tersebut paling lambat 7 (tujuh) hari kalender sejak Issue Stock diterbitkan.
  6. Apabila persyaratan sebagaimana dimaksud pada poin sebelumnya tidak dipenuhi dalam batas waktu yang ditentukan, Item tidak dapat diproses melalui Add to Stock dan tindakan yang tersedia adalah Pull Out atau Dispose.
  7. Apabila Brand memilih Add to Stock tanpa memberikan instruksi tambahan mengenai metode penyesuaian Inventory, Kiosk Crew berhak menentukan metode yang paling sesuai berdasarkan kondisi Item dan pencatatan Inventory, termasuk namun tidak terbatas pada SKU Conversion, Return Stock, atau metode penyesuaian Inventory lainnya. Penyesuaian yang dilakukan berdasarkan ketentuan ini merupakan keputusan operasional Kiosk Crew dan tidak dapat diminta untuk diubah oleh Brand.

Ketentuan Pull Out

  1. Untuk stok yang diajukan Pull Out, Brand dapat memilih salah satu opsi berikut:
    • Menggunakan Fulfillment Service Kiosk Crew: dikenakan biaya Fulfillment sesuai tarif yang berlaku, dan produk akan diproses, dikemas, dan dikirim sesuai standar operasional Kiosk Crew.
    • Tanpa Menggunakan Fulfillment Service Kiosk Crew: tidak dikenakan biaya Fulfillment, produk akan diserahkan sesuai kondisi aktual tanpa proses packing tambahan oleh Kiosk Crew. Apabila Brand membutuhkan packaging untuk proses pengambilan atau pengiriman, Brand dapat menyediakan box, poly mailer, atau packaging lainnya secara mandiri, atau membeli packaging yang tersedia dari Kiosk Crew sesuai dengan jenis dan tarif yang berlaku.
  2. Pull Out yang telah disetujui tidak dikenakan biaya penyimpanan tambahan selama periode penyelesaian Pull Out. Brand wajib menyelesaikan proses Pull Out paling lambat 30 (tiga puluh) hari kalender sejak Pull Out disetujui.
  3. Apabila Pull Out belum diselesaikan hingga batas waktu sebagaimana dimaksud pada poin sebelumnya:
    • Apabila saldo Koin mencukupi, Kiosk Crew berhak mengirimkan produk ke alamat Brand yang terdaftar. Seluruh biaya yang timbul akan dibebankan kepada saldo Koin Brand.
    • Apabila saldo Koin tidak mencukupi, produk dapat dikategorikan sebagai barang tidak terklaim dan Kiosk Crew berhak melakukan Disposal atas produk tersebut.

Ketentuan Disposal

  1. Produk yang telah mendapatkan persetujuan Dispose akan diproses sesuai dengan prosedur Disposal Kiosk Crew.
  2. Produk yang telah dilakukan Disposal tidak dapat diklaim, diminta kembali, maupun diajukan untuk mendapatkan kompensasi dalam bentuk apa pun.
  3. Kiosk Crew berhak melakukan Disposal atas produk sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam dokumen ini.

7. Ketentuan Fulfillment & Return Order

Fulfillment

  1. Kiosk Crew menyediakan layanan Fulfillment untuk memproses Order yang dikelola melalui sistem Kiosk Crew.
  2. Layanan Fulfillment meliputi:
    • Picking;
    • Quality Control (QC);
    • Packing; dan
    • penyerahan paket kepada pihak ekspedisi atau pihak lain yang ditunjuk.
  3. Kiosk Crew akan memproses Order berdasarkan data yang tersedia dalam sistem pada saat Order diproses.
  4. Kiosk Crew tidak bertanggung jawab atas kesalahan yang disebabkan oleh:
    • data produk yang tidak sesuai;
    • kesalahan SKU yang didaftarkan oleh Brand;
    • informasi pengiriman yang tidak akurat; atau
    • instruksi khusus yang tidak disampaikan sebelumnya oleh Brand.
  5. Kiosk Crew bertanggung jawab atas akurasi proses Picking, Quality Control (QC), dan Packing sampai paket diserahkan kepada pihak ekspedisi atau pihak lain yang ditunjuk oleh Brand.
  6. Setelah paket diserahkan kepada pihak ekspedisi, risiko keterlambatan, kehilangan, atau kerusakan selama proses pengiriman menjadi tanggung jawab pihak ekspedisi, kecuali apabila terbukti disebabkan oleh kesalahan dalam proses Fulfillment yang dilakukan oleh Kiosk Crew.
  7. Penanganan klaim atas kerusakan atau kehilangan produk selama proses pengiriman mengikuti Ketentuan Product Damage, Loss & Protect+ yang berlaku.

Request Fulfillment

  1. Brand dapat mengajukan Request Fulfillment untuk kebutuhan di luar Order Marketplace, termasuk namun tidak terbatas pada:
    • Pengiriman ke distributor;
    • Pengiriman ke toko atau kantor;
    • Pengiriman ke KOL atau influencer;
    • Pengiriman untuk event atau campaign; dan
    • Kebutuhan operasional lainnya.
  2. Brand wajib memastikan data produk, jumlah, alamat tujuan, dan instruksi pengiriman telah sesuai sebelum Request Fulfillment diajukan.
  3. Kiosk Crew berhak menolak atau menunda Request Fulfillment apabila data yang diberikan tidak lengkap, saldo Koin tidak mencukupi, atau terdapat kendala operasional lainnya.
  4. Biaya pengiriman untuk Request Fulfillment menjadi tanggung jawab Brand dan dihitung sesuai dengan tujuan, layanan pengiriman, serta ketentuan tarif yang berlaku.

Pembatalan Order

  1. Pembatalan Order Marketplace mengikuti ketentuan dan mekanisme pembatalan yang berlaku pada masing-masing Marketplace. Status pembatalan dapat dipantau melalui dashboard Kiosk Crew.
  2. Pembatalan Order Marketplace maupun Request Fulfillment dapat diajukan oleh Brand meskipun Order telah masuk proses operasional. Namun, pembatalan dapat dikenakan biaya sesuai dengan proses atau pekerjaan yang telah dilakukan oleh Kiosk Crew.
  3. Khusus Request Fulfillment, apabila pembatalan diajukan setelah Order tidak lagi berstatus Submitted, biaya Fulfillment tetap dikenakan kepada Brand sesuai tarif yang berlaku.
  4. Kiosk Crew akan memperbarui status pembatalan pada sistem setelah pengajuan diproses sesuai dengan kondisi Order.

Return Order

  1. Kiosk Crew hanya memproses Return Order yang paket fisiknya telah diterima di Warehouse. Kiosk Crew belum menerima informasi Return Order secara otomatis dari Marketplace karena belum terdapat integrasi dengan Marketplace.
  2. Informasi Return Order dapat diperoleh berdasarkan paket yang diterima di Warehouse dan/atau informasi pengembalian yang tersedia dari Customer atau sistem Marketplace.
  3. Setiap paket Return Order yang diterima akan diperiksa berdasarkan jumlah dan kondisi produk sesuai dengan jenis Return Order yang termasuk dalam layanan Kiosk Crew.
  4. Hasil pemeriksaan akan menjadi dasar untuk menentukan penanganan masing-masing produk (Return Product) serta status keseluruhan Return Order.
  5. Return Order dapat berstatus Issue apabila ditemukan kendala seperti produk tidak lengkap, jumlah tidak sesuai, produk berbeda, atau kendala lain yang memerlukan penanganan lebih lanjut.
  6. Status Return Order dapat tetap Issue meskipun sebagian Return Product telah dinyatakan Good dan dikembalikan ke Active Stock.
  7. Apabila diperlukan proses pengajuan keberatan atau appeal kepada Marketplace, Kiosk Crew dapat membantu proses tersebut berdasarkan informasi dan bukti yang tersedia.
  8. Selama proses appeal berlangsung, Return Order dapat berstatus Appeal in Progress.
  9. Return Order dinyatakan selesai setelah seluruh kendala yang tercatat telah ditangani sesuai dengan hasil pemeriksaan dan tindakan yang diperlukan.

Return Product

  1. Return Product merupakan proses penanganan terhadap masing-masing produk yang terdapat dalam Return Order.
  2. Setiap produk yang diterima akan diperiksa berdasarkan jumlah, kondisi fisik, dan kesesuaian produk melalui proses Quality Control (QC).
  3. Produk yang dinyatakan Good/Layak Jual berdasarkan hasil QC dapat langsung dikembalikan ke Active Stock tanpa memerlukan persetujuan Brand.
  4. Produk yang dinyatakan Issue akan dipisahkan dari Active Stock dan dicatat sebagai Issue Stock.
  5. Produk yang berstatus Issue Stock wajib mendapatkan tindakan dari Brand berupa Add to Stock, Pull Out, atau Dispose sesuai dengan ketentuan Issue Stock.
  6. Produk yang dinyatakan Good akan ditempatkan pada SKU yang sesuai berdasarkan hasil pemeriksaan dan data SKU yang tersedia pada sistem.
  7. Penentuan produk Good atau Issue merupakan hasil pemeriksaan Quality Control (QC) dan tidak menjadi keputusan Kiosk Crew mengenai keputusan komersial Brand untuk menjual kembali produk tersebut.
  8. Penanganan Issue Stock yang berasal dari Return Product mengikuti ketentuan mengenai batas waktu tindakan dan Penalty sebagaimana diatur dalam S&K Kiosk Crew.

Pull Out / Withdrawal Return

  1. Return yang berasal dari proses Pull Out/Withdrawal akan dibantu penyimpanannya oleh Kiosk Crew setelah paket fisik diterima di Warehouse.
  2. Produk dari Return tersebut tidak melalui proses Quality Control (QC). Kiosk Crew hanya melakukan penerimaan dan pencatatan penyimpanan produk.
  3. Kiosk Crew tidak bertanggung jawab atas kondisi, jumlah, atau kelayakan produk yang dikembalikan melalui proses tersebut.
  4. Apabila Brand memerlukan pengiriman ulang produk tersebut, Kiosk Crew dapat membantu mengatur pengiriman berdasarkan permintaan Brand.
  5. Biaya pengiriman ulang menjadi tanggung jawab Brand dan mengikuti ketentuan layanan yang berlaku.

Ketentuan Ekspedisi dalam Fulfillment

  1. Kiosk Crew hanya dapat memproses Order menggunakan ekspedisi yang tersedia dan dapat diproses melalui sistem serta operasional Kiosk Crew.
  2. Brand tidak dapat menambahkan atau menggunakan ekspedisi di luar daftar ekspedisi yang tersedia tanpa persetujuan Kiosk Crew.
  3. Apabila Brand menggunakan atau menambahkan ekspedisi yang belum tersedia atau belum bekerja sama dengan Kiosk Crew tanpa persetujuan Kiosk Crew, Kiosk Crew tidak bertanggung jawab atas keterlambatan, kegagalan proses, kendala pengiriman, maupun dampak lainnya yang timbul akibat penggunaan ekspedisi tersebut.
  4. Brand dapat mengajukan permintaan penambahan ekspedisi kepada Kiosk Crew. Kiosk Crew akan mempertimbangkan permintaan tersebut berdasarkan kebutuhan dan kelayakan operasional, namun tidak menjamin bahwa ekspedisi yang diminta dapat ditambahkan atau tersedia dalam jangka waktu tertentu.

Perubahan Marketplace & Channel Fulfillment

  1. Brand wajib menginformasikan kepada Kiosk Crew apabila terdapat perubahan, penonaktifan, penggantian, atau perpindahan Marketplace maupun channel Fulfillment yang digunakan untuk proses pemenuhan Order.
  2. Apabila Marketplace atau channel utama akan dinonaktifkan, Brand wajib menyediakan Marketplace atau channel Fulfillment pengganti sebelum penonaktifan dilakukan agar proses Fulfillment dan pengelolaan stok tetap dapat berjalan.
  3. Marketplace atau channel pengganti wajib sudah aktif dan dapat digunakan untuk menerima serta memproses Order sebelum channel sebelumnya dinonaktifkan.
  4. Selama belum tersedia channel pengganti, Kiosk Crew dapat menyesuaikan atau menghentikan sementara proses Fulfillment dari channel yang terdampak.
  5. Apabila perubahan Marketplace atau channel menyebabkan stok tidak lagi memiliki channel Fulfillment yang aktif, produk akan ditempatkan dalam status Hold Stock dan tidak dapat digunakan untuk proses Fulfillment maupun Outbound sampai tersedia channel Fulfillment yang aktif atau terdapat instruksi penanganan dari Brand.
  6. Brand wajib menyediakan channel Fulfillment pengganti atau memberikan instruksi penanganan terhadap stok yang berstatus Hold Stock paling lambat 7 (tujuh) hari kalender sejak stok ditempatkan dalam status Hold Stock.
  7. Apabila setelah 7 (tujuh) hari kalender belum tersedia channel Fulfillment yang aktif maupun instruksi penanganan dari Brand, stok yang tetap berstatus Hold Stock akan dikenakan Penalty Fee terhitung sejak hari ke-8 (delapan), sesuai dengan tarif yang berlaku.
  8. Stok yang tetap disimpan di Warehouse tanpa adanya channel Fulfillment aktif tetap mengikuti ketentuan penyimpanan, saldo Koin, dan biaya yang berlaku.
  9. Kiosk Crew tidak bertanggung jawab atas keterlambatan, pembatalan, atau terhentinya proses Fulfillment yang disebabkan oleh perubahan atau penonaktifan Marketplace atau channel tanpa adanya channel pengganti maupun instruksi yang jelas dari Brand.
  10. Setiap perubahan yang memerlukan penyesuaian sistem, SKU, integrasi, atau proses operasional wajib dikoordinasikan terlebih dahulu dengan Kiosk Crew sebelum perubahan diterapkan.
  11. Ketentuan ini juga berlaku apabila Marketplace atau channel Fulfillment tidak dapat digunakan karena penangguhan, pembatasan, penutupan akun, atau kondisi lainnya yang menyebabkan channel tidak dapat menerima Order.

8. Ketentuan Customer Service

  1. Kiosk Crew menyediakan layanan Customer Service sebagai bagian dari layanan Kiosk Crew untuk membantu Brand dalam menangani pertanyaan, kendala, dan kebutuhan yang berkaitan dengan Order dan layanan Kiosk Crew.
  2. Ruang lingkup Customer Service meliputi:
    • Penanganan pertanyaan dan kendala terkait Order dan produk;
    • Bantuan terkait status Order dan pengiriman;
    • Penanganan Return Order dan pembatalan Order;
    • Bantuan komunikasi dan tindak lanjut dengan Customer terkait kendala Order dan produk;
    • Penanganan kendala yang berkaitan dengan proses Fulfillment; dan
    • Kebutuhan lain yang berkaitan dengan layanan Kiosk Crew sesuai dengan ruang lingkup layanan yang tersedia.
  3. Brand wajib memberikan informasi, data, dan bukti yang lengkap dan akurat untuk mendukung proses penanganan oleh Customer Service.
  4. Kiosk Crew dapat meminta informasi atau bukti tambahan apabila diperlukan untuk melakukan pemeriksaan dan tindak lanjut.
  5. Penyelesaian kendala yang memerlukan tindakan atau keputusan dari Marketplace, ekspedisi, Customer, atau pihak lain berada di luar kendali Kiosk Crew dan akan mengikuti kebijakan serta keputusan pihak terkait.
  6. Kiosk Crew tidak bertanggung jawab atas keterlambatan atau kegagalan penyelesaian kendala yang disebabkan oleh pihak di luar kendali Kiosk Crew.

Waktu Respon Customer Service

  1. Layanan Customer Service tersedia selama jam operasional Kiosk Crew.
  2. Waktu respons Customer Service mengikuti SLA yang ditetapkan oleh masing-masing Marketplace yang digunakan oleh Brand.
  3. Performa toko dan SLA yang berkaitan dengan layanan Customer Service mengikuti ketentuan dan standar masing-masing Marketplace.

9. Ketentuan Product Damage, Loss & Protect+

Product Damage & Loss

  1. Kiosk Crew bertanggung jawab atas kerusakan atau kehilangan produk yang terbukti disebabkan oleh kelalaian Kiosk Crew selama produk berada dalam pengelolaan Warehouse Kiosk Crew.
  2. Kiosk Crew tidak bertanggung jawab atas kerusakan atau kehilangan yang disebabkan oleh:
    • karakteristik alami produk;
    • kualitas produk atau kemasan dari Brand;
    • masa simpan atau kedaluwarsa produk;
    • Force Majeure;
    • kelalaian pihak ekspedisi; atau
    • faktor lain yang berada di luar kendali Kiosk Crew.
  3. Kompensasi atas kerusakan atau kehilangan produk akan mengikuti ketentuan yang berlaku dan dapat dibatasi sesuai dengan nilai produk yang terdaftar dalam sistem.
  4. Tanggung jawab Kiosk Crew atas produk berakhir pada saat produk telah diserahkan kepada pihak ekspedisi atau pihak lain yang ditunjuk sesuai proses Fulfillment, kecuali terdapat bukti bahwa kerusakan atau kehilangan disebabkan oleh kesalahan proses Kiosk Crew sebelum penyerahan.

Protect+ Item Protection

  1. Protect+ Item Protection merupakan layanan perlindungan tambahan yang memberikan perlindungan terhadap kerusakan Item selama proses Fulfillment dan pengiriman.
  2. Protect+ Item Protection berlaku untuk masing-masing Item yang didaftarkan dalam layanan perlindungan. Perlindungan hanya mencakup Item yang telah didaftarkan dan tidak secara otomatis mencakup Item lain yang menjadi bagian dari SKU yang sama.
  3. Apabila suatu SKU terdiri dari beberapa Item dan hanya sebagian Item yang didaftarkan dalam layanan Protect+ Item Protection, maka perlindungan hanya berlaku terhadap Item yang terdaftar dalam layanan tersebut.
  4. Protect+ Item Protection hanya berlaku untuk kerusakan Item dan tidak mencakup kehilangan Item, kehilangan paket, maupun kehilangan sebagian isi paket.
  5. Klaim Protect+ Item Protection hanya dapat diajukan apabila kerusakan Item dapat dibuktikan dan memenuhi ketentuan yang berlaku.
  6. Kiosk Crew berhak melakukan pemeriksaan dan verifikasi sebelum menyetujui klaim Protect+ Item Protection.

Protect+ Package Protection

  1. Protect+ Package Protection merupakan layanan perlindungan tambahan yang memberikan perlindungan terhadap kehilangan isi paket selama proses pengiriman.
  2. Protect+ Package Protection memberikan perlindungan atas kehilangan sebagian atau seluruh isi paket yang paketnya tetap tercatat atau teridentifikasi dalam proses pengiriman. Perlindungan ini tidak mencakup kehilangan paket secara keseluruhan oleh pihak ekspedisi.
  3. Protect+ Package Protection tidak mencakup kerusakan produk, kecuali ditentukan lain oleh Kiosk Crew.
  4. Klaim Protect+ Package Protection hanya dapat diajukan apabila kehilangan isi paket dapat dibuktikan dan memenuhi ketentuan yang berlaku.
  5. Untuk Order dengan berat lebih dari 10 kg dan/atau tujuan pengiriman ke luar pulau, Protect+ Package Protection akan diterapkan secara otomatis dan biaya layanan akan dibebankan kepada Brand sesuai dengan tarif yang berlaku.
  6. Kiosk Crew berhak melakukan pemeriksaan dan verifikasi sebelum menyetujui klaim Protect+ Package Protection.
  7. Dengan menggunakan layanan pengiriman yang memenuhi kriteria sebagaimana dimaksud pada poin sebelumnya, Brand dianggap menyetujui penerapan Protect+ Package Protection dan biaya terkait.

Ketentuan Klaim Warranty

  1. Brand dapat mengajukan klaim atas kerusakan atau kehilangan produk yang menjadi tanggung jawab Kiosk Crew dan/atau berdasarkan layanan Protect+ sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  2. Setiap klaim wajib diajukan oleh Brand paling lambat 1x24 (satu kali dua puluh empat) jam sejak produk atau paket diterima oleh penerima. Klaim yang diajukan setelah batas waktu tersebut dapat ditolak dan tidak dapat diproses oleh Kiosk Crew.
  3. Pengajuan klaim wajib disertai bukti yang mendukung klaim, termasuk namun tidak terbatas pada:
    • foto kondisi paket saat diterima;
    • foto kondisi produk dan/atau bagian yang mengalami kerusakan;
    • foto seluruh sisi kemasan dan label pengiriman;
    • video proses pembukaan paket (unboxing) secara penuh, tanpa pemotongan atau pengeditan;
    • nomor Order dan/atau nomor resi;
    • bukti atau informasi lain yang diperlukan untuk proses pemeriksaan dan verifikasi.
  4. Kiosk Crew berhak meminta bukti atau informasi tambahan apabila bukti yang diberikan belum cukup untuk melakukan pemeriksaan dan verifikasi klaim.
  5. Kiosk Crew akan melakukan pemeriksaan dan investigasi terhadap setiap klaim berdasarkan bukti yang diberikan oleh Brand, data operasional, catatan sistem, dokumentasi, dan informasi lain yang tersedia.
  6. Apabila berdasarkan hasil pemeriksaan dan investigasi ditemukan bukti yang menunjukkan bahwa kerusakan atau kehilangan disebabkan oleh kesalahan atau kelalaian Kiosk Crew, Kiosk Crew dapat menyetujui klaim meskipun bukti yang disampaikan oleh Brand tidak lengkap atau tidak sepenuhnya memenuhi persyaratan pengajuan klaim.
  7. Pengajuan klaim tidak secara otomatis berarti klaim disetujui. Keputusan atas klaim ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan investigasi Kiosk Crew, dengan mempertimbangkan bukti dan informasi yang tersedia.
  8. Klaim dapat ditolak apabila berdasarkan hasil pemeriksaan dan investigasi tidak terdapat bukti yang cukup untuk menunjukkan bahwa kerusakan atau kehilangan merupakan tanggung jawab Kiosk Crew atau termasuk dalam cakupan layanan Protect+.
  9. Keputusan atas klaim ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan, investigasi, dan verifikasi bukti serta ketentuan Product Damage & Loss, Protect+ Item Protection, Protect+ Package Protection, dan ketentuan lain yang berlaku.

10. Ketentuan Layanan Tambahan

  1. Kiosk Crew menyediakan berbagai layanan tambahan yang dapat digunakan oleh Brand sesuai dengan kebutuhan operasional. Setiap layanan tambahan dikenakan biaya sesuai dengan tarif yang berlaku.
  2. Penggunaan layanan tambahan bersifat opsional dan biaya hanya dikenakan atas layanan yang digunakan oleh Brand.
  3. Jenis layanan tambahan yang tersedia meliputi:
    • Premium Quality Control: layanan pemeriksaan tambahan terhadap produk berdasarkan standar atau instruksi khusus yang diberikan oleh Brand.
    • Labeling Service: layanan pencetakan dan/atau penempelan barcode SKU ID pada produk untuk kebutuhan identifikasi, pencatatan Inventory, dan proses Fulfillment. Barcode SKU ID dapat menggunakan data yang dibuat oleh Brand maupun Kiosk Crew sesuai dengan kesepakatan yang berlaku.
    • Packaging Add-On: layanan penyediaan kemasan tambahan oleh Kiosk Crew, termasuk poly mailer dan kardus dengan ukuran yang tersedia. Biaya dikenakan sesuai dengan jenis dan ukuran kemasan yang digunakan.
    • Protect+: layanan perlindungan tambahan yang terdiri dari Item Protection (perlindungan terhadap kerusakan Item selama proses Fulfillment dan pengiriman, tidak mencakup kehilangan Item maupun kehilangan paket) dan Package Protection (perlindungan terhadap kehilangan sebagian atau seluruh isi paket, tidak mencakup kehilangan paket secara keseluruhan oleh pihak ekspedisi). Ketentuan lebih lanjut mengenai Protect+ mengikuti Ketentuan Product Damage, Loss & Protect+.
    • Insertion Service: layanan penyisipan kartu, brosur, voucher, sampel produk, atau material lainnya ke dalam paket sesuai instruksi Brand dan hanya berlaku untuk material yang disisipkan pada setiap Order. Material yang perlu dicatat sebagai bagian dari Inventory wajib didaftarkan sebagai Item dan SKU. Sementara itu, material seperti kartu ucapan, brosur, atau voucher tetap wajib didaftarkan sebagai Item, tetapi tidak perlu didaftarkan sebagai SKU dan tidak dicatat sebagai stok dalam sistem. Kiosk Crew akan memberikan informasi kepada Brand apabila material tersebut mulai menipis, sedangkan pemantauan stok dilakukan di luar sistem. Biaya dikenakan sesuai tarif Insertion Service yang berlaku.
    • Request Fulfillment: layanan pengiriman produk di luar Order Marketplace, termasuk namun tidak terbatas pada pengiriman ke KOL, influencer, distributor, reseller, toko, event, kantor, atau tujuan lainnya yang ditentukan oleh Brand. Layanan ini tidak termasuk Pull Out dan dikenakan biaya sesuai dengan tarif yang berlaku.
  4. Ketentuan Gift dan Material Promosi:
    • Gift yang diberikan sebagai bagian dari promosi atau syarat pembelian wajib didaftarkan sebagai Item dan SKU, serta mengikuti ketentuan SKU Bundle apabila menjadi bagian dari Bundle.
    • Material Promosi, termasuk kartu cashback, voucher, flyer, brosur, thank you card, atau material sejenis, tidak wajib didaftarkan sebagai SKU dan dapat diproses melalui Insertion Service.
  5. Apabila pada proses pemeriksaan ditemukan Labeling Issue dan Brand memilih tindakan Add to Stock, proses labeling yang diperlukan untuk mengembalikan produk ke kondisi yang dapat diproses akan dilakukan melalui Labeling Service. Biaya Labeling Service akan secara otomatis dikenakan kepada Brand sesuai dengan tarif yang berlaku.
  6. Brand wajib memberikan informasi, instruksi, dan material yang diperlukan secara lengkap dan sesuai untuk pelaksanaan layanan tambahan yang digunakan.
  7. Kiosk Crew berhak menentukan metode pelaksanaan layanan tambahan berdasarkan kondisi produk, instruksi Brand, dan kebutuhan operasional.
  8. Kiosk Crew berhak menolak permintaan layanan tambahan yang tidak memenuhi ketentuan operasional, memerlukan penanganan khusus yang tidak tersedia, atau berada di luar kapasitas layanan yang tersedia.
  9. Kiosk Crew berhak menambah, mengubah, atau menghentikan layanan tambahan yang tersedia dengan memberikan pemberitahuan sebelumnya kepada Brand.

11. Ketentuan Umum dan Tanggung Jawab

  1. Brand wajib memberikan data, informasi, dan instruksi yang benar, lengkap, dan sesuai dengan kondisi aktual untuk mendukung proses operasional Kiosk Crew.
  2. Brand wajib menyampaikan instruksi khusus terkait penanganan produk sebelum produk diproses. Kiosk Crew tidak bertanggung jawab atas kondisi yang timbul akibat instruksi khusus yang tidak disampaikan sebelumnya.
  3. Apabila perubahan instruksi menyebabkan proses yang telah dilakukan harus diulang, dibatalkan, atau disesuaikan, biaya tambahan dapat dikenakan sesuai dengan pekerjaan yang telah dilakukan.
  4. Brand bertanggung jawab sepenuhnya atas seluruh produk yang disimpan, diproses, dijual, maupun dikirim melalui layanan Kiosk Crew, termasuk memastikan produk tersebut memiliki legalitas, izin, sertifikasi, dan memenuhi seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia, serta ketentuan Marketplace dan ekspedisi yang digunakan. Brand juga bertanggung jawab atas seluruh data, informasi, dan instruksi yang diberikan kepada Kiosk Crew terkait produk tersebut.
  5. Brand bertanggung jawab atas segala risiko, klaim, tuntutan, sanksi, atau kerugian yang timbul akibat produk, data, informasi, atau instruksi yang diberikan kepada Kiosk Crew tidak memenuhi ketentuan hukum, perizinan, standar produk, ketentuan Marketplace, ketentuan ekspedisi, atau ketentuan lainnya yang berlaku.
  6. Kiosk Crew berhak meminta informasi, dokumen, atau bukti pendukung terkait produk apabila diperlukan untuk kepentingan operasional, keamanan, atau kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku. Kiosk Crew berhak menolak, menghentikan, atau menyesuaikan proses terhadap produk yang diketahui atau diduga tidak memenuhi ketentuan yang berlaku.
  7. Kiosk Crew berhak melakukan penyesuaian proses operasional apabila diperlukan untuk menjaga keamanan, akurasi Inventory, kualitas layanan, atau kelancaran operasional Warehouse.
  8. Kiosk Crew berhak menolak atau menyesuaikan permintaan Brand yang dinilai dapat mengganggu keamanan, kualitas produk, akurasi Inventory, keselamatan kerja, atau kelancaran operasional Warehouse.
  9. Setiap biaya layanan Kiosk Crew, termasuk namun tidak terbatas pada biaya Warehouse, Fulfillment, pengiriman, Packaging Add-On, Labeling Service, Protect+, dan layanan tambahan lainnya, dapat mengalami perubahan sesuai dengan kondisi operasional, biaya penyediaan layanan, kebijakan Kiosk Crew, perubahan biaya pihak ketiga, maupun faktor lainnya yang memengaruhi penyediaan layanan.
  10. Perubahan tarif sebagaimana dimaksud pada poin sebelumnya akan diinformasikan kepada Brand melalui kanal komunikasi resmi yang ditetapkan oleh Kiosk Crew dan berlaku sesuai dengan ketentuan yang diinformasikan.
  11. Brand wajib membayar biaya layanan berdasarkan tarif yang berlaku pada saat layanan digunakan atau diproses, sesuai dengan ketentuan masing-masing layanan.
  12. Permintaan khusus dari Brand dapat dipenuhi apabila sesuai dengan kapasitas dan ketentuan operasional Kiosk Crew. Persetujuan atau pengecualian yang diberikan pada kondisi tertentu tidak dianggap sebagai perubahan, pengesampingan, atau pengecualian tetap terhadap S&K yang berlaku.
  13. Kiosk Crew dapat melakukan penghentian sementara atau penyesuaian layanan apabila terjadi gangguan sistem, kendala operasional, Force Majeure, perubahan kebijakan Marketplace atau ekspedisi, maupun kondisi lain di luar kendali Kiosk Crew.
  14. Kiosk Crew tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keterlambatan yang timbul akibat informasi atau instruksi Brand yang tidak lengkap, tidak sesuai, terlambat diberikan, produk yang tidak memenuhi ketentuan, atau kondisi lain yang berada di luar kendali Kiosk Crew.
  15. Brand tidak dapat melakukan aktivitas langsung di area Warehouse atau mengakses Inventory tanpa persetujuan dan koordinasi dengan Kiosk Crew.
  16. Brand dianggap telah memahami dan menyetujui seluruh ketentuan yang berlaku dengan menggunakan layanan Kiosk Crew.
  17. Hal-hal yang belum diatur dalam S&K ini dapat ditentukan lebih lanjut oleh Kiosk Crew sesuai dengan kebutuhan operasional dan akan diinformasikan kepada Brand apabila diperlukan.
  18. Kiosk Crew berhak melakukan perubahan, penambahan, atau penghapusan ketentuan dalam S&K ini sesuai dengan perkembangan layanan dan kebutuhan operasional, dengan pemberitahuan kepada Brand.
  19. Dengan menggunakan layanan Kiosk Crew, Brand menyatakan telah membaca, memahami, dan menyetujui seluruh Syarat & Ketentuan (S&K) yang berlaku.