Registrasi Item & SKU

Pendaftaran Item, SKU, dan barcode SKU ID


Apa perbedaan Item dan SKU?

Item adalah komponen penyusun suatu produk yang terdaftar secara terpisah dalam sistem Kiosk Crew. Setiap komponen yang belum menjadi satu kesatuan fisik dengan komponen lainnya wajib didaftarkan sebagai Item yang berbeda.

Sedangkan SKU (Stock Keeping Unit) adalah identitas produk yang membedakan setiap produk atau varian produk berdasarkan atribut tertentu. SKU digunakan sebagai identitas produk dalam proses Warehousing, Fulfillment, dan pencatatan Inventory.

Apakah saya harus mendaftarkan Item dan SKU sebelum mengirim barang?

Ya. Item dan SKU wajib didaftarkan terlebih dahulu. SKU juga harus berstatus Approved sebelum Brand dapat membuat Inbound Request.

Berapa lama proses registrasi Item dan SKU?

Setelah Brand mengirimkan registrasi, Admin Kiosk Crew akan melakukan pemeriksaan data dan proses approval dalam waktu maksimal 2 hari kerja.

Apabila terdapat data yang perlu diperbaiki atau dilengkapi, Brand akan mendapatkan informasi untuk melakukan revisi sebelum proses registrasi dapat dilanjutkan.

Berapa kali saya perlu melakukan registrasi Item dan SKU?

Registrasi cukup dilakukan satu kali untuk setiap produk. Registrasi ulang diperlukan apabila terdapat perubahan yang mengharuskan pembuatan SKU baru.

Apa saja data yang diperlukan untuk registrasi Item?

Data yang diperlukan antara lain nama Item, kategori dan tipe Item, harga, berat dan dimensi, foto produk, serta informasi pendukung lainnya yang dibutuhkan sistem.

Apakah harga Item wajib diisi?

Ya. Harga dapat diisi 0 (nol) apabila Item tersebut tidak dijual secara terpisah.

Apa yang dimaksud dengan status Qualified pada Item?

Qualified berarti data Item telah memenuhi persyaratan dan dapat digunakan untuk membuat SKU.

Apa yang harus dilakukan jika Item berstatus Unqualified?

Perbaiki data yang diperlukan, kemudian kirim kembali Item untuk proses review.

Apa yang terjadi jika SKU saya berstatus Rejected?

Perbaiki data yang diperlukan sesuai hasil review, kemudian submit kembali untuk proses pemeriksaan.

Apakah data Item atau SKU dapat diubah setelah disetujui?

Item yang sudah terdaftar tidak dapat dihapus atau di-archive. SKU dapat diedit saat berstatus Submitted atau Rejected, sedangkan SKU yang sudah Approved tidak dapat diedit. Jika ada perubahan yang memengaruhi identitas produk, Brand perlu mendaftarkan SKU baru.

Perubahan apa yang dapat menyebabkan SKU baru?

Perubahan yang memengaruhi identitas produk, seperti ukuran atau berat, variasi, isi atau quantity, Bundle, komponen Bundle, komposisi atau formula yang menyebabkan perbedaan identitas produk, atau perbedaan identitas SKU pada marketplace atau sistem dapat mengharuskan registrasi SKU baru.

Apakah perubahan desain atau kemasan selalu membutuhkan SKU baru?

Tidak selalu. Perubahan pada desain, warna, material kemasan, atau label tidak otomatis membutuhkan SKU baru selama identitas produk tetap sama dan tidak memengaruhi proses identifikasi maupun Fulfillment.

Apakah Item atau SKU dapat dihapus?

Item yang telah berhasil didaftarkan tidak dapat dihapus maupun di-archive. SKU yang telah berstatus Approved bersifat final dan tidak dapat diedit.

Apa fungsi SKU ID?

SKU ID merupakan identitas unik SKU yang digunakan untuk mengidentifikasi produk selama proses Inbound, penyimpanan, Picking, Stock Audit, Fulfillment, dan Inventory Movement.

Apakah SKU ID harus sama dengan SKU di marketplace?

Ya. SKU ID harus sama pada barcode produk dan seluruh marketplace agar produk dapat teridentifikasi dengan benar dan proses Fulfillment berjalan sesuai SKU yang terdaftar.

Apakah saya harus membuat barcode SKU ID sendiri?

Tidak harus. Brand dapat membuat barcode SKU ID sendiri atau meminta Kiosk Crew untuk membuatkan barcode sesuai dengan SKU ID yang terdaftar.